Sebagai bagian dari upaya peningkatan peran geografi di berbagai bidang khususnya di kancah nasional, Program Studi Pendidikan Geografi UMP terus bersinergi. Kali ini dengan Forum Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Ilmu Geografi dan Pendidikan Geografi (FORPIMGEO), yang merupakan wadah bagi pimpinan di tingkat Program Studi, Ketua Jurusan dan Dekan di bidang Geografi dan Pendidikan Geografi untuk merumuskan arah pengembangan keilmuan, keorganisasian dan kebijakan. Kegiatan Rakernas yang dilaksanakan di Surakarta (24/9) dan diikuti oleh perwakilan dari pimpinan Geografi di seluruh Indonesia ini dilaksanakan secara luring setelah sebelumnya dilaksanakan secara daring sejak pandemi. Adapun Geografi UMP diwakili oleh Kaprodi yakni Dr.rer.nat. Anang Widhi Nirwansyah, M.Sc dan Ketua Jaminan Mutu Program Studi Dr. Mustolikh, M.Si. Berbeda dengan rakernas sebelumnya, tahun ini Rakernas FORPIMGEO membahas isu penguatan kelembagaan, promosi kelembagaan, dan standar capaian pembelajaran.
Kegiatan yang digelar di Hotel Salaview dengan Fakultas Geografi, UMS sebagai tuan rumah ini juga membahas topik implementasi kerjasama MBKM, kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat yang nantinya akan dijembatani oleh FORPIMGEO sebagai koordinator. Menurut Dr.rer.nat Anang Widhi Nirwansyah, M.Sc yang bergabung di klaster penelitian, bahwa peran FORPIMGEO sebagai matching fund nantinya akan sangat strategis untuk mendorong kolaborasi riset tidak hanya oleh dosen namun juga bagi mahasiswa. Lebih lanjut Dr. Nandi, M.T., M.Sc sebagai Ketua Umum FORPIMGEO menyatakan bahwa, “peran strategis FORPIMGEO juga akan mensinergikan penelitian antar lembaga, dan juga menghubungkan penyedia dana baik di level nasional maupun internasional agar dapat dioptimalkan oleh pakar-pakar geografi yang menjadi anggota”. Sedangkan Dr. Mustolikh, mendorong kegiatan MBKM yang melibatkan pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi dapat dioptimalkan dan seimbang antara PTN dan PTS sehingga upaya peningkatan kualitas pembelajaran dapat dirasakan oleh mahasiswa.
Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut menelurkan beberapa rekomendasi termasuk penyusunan direktori kepakaran, penyamaan rekognisi kurikulum, dan kegiatan KKN bersama yang nantinya dapat diikuti oleh seluruh anggota FORPIMGEO. Selanjutnya kebijakan ini akan juga dielaborasikan dengan Ikatan Geograf Indonesia (IGI) dan seluruh dekan dimana program studi geografi atau geografi tersebut bernaung. Disaat yang bersamaan, upaya promosi juga akan terus ditingkatkan baik lewat media cetak ataupun elektronik sehingga peran nyata geografi dapat diketahui oleh masyarakat luas (AWN).

