PURWOKERTO – Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan kegiatan akademik penting pada Rabu, 3 Juni 2026. Workshop ini berfokus pada peninjauan kurikulum serta penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini menjadi langkah taktis sekaligus strategis prodi dalam mengimplementasikan Kurikulum OBE 2024 yang sebelumnya telah disahkan secara resmi pada Januari 2025.
Guna menyelaraskan standardisasi pengajaran, prodi menghadirkan narasumber pakar eksternal, yaitu Dr. Puspita Indra Wardani, M.Sc., dari Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pada sesi pertama, Dr. Puspita mengupas tuntas filosofi dasar kurikulum berbasis OBE dan bagaimana implementasi pengembangannya secara spesifik pada program studi geografi. Beliau memaparkan pendekatan integratif yang menghubungkan perumusan profil lulusan, Program Educational Objectives (PEO), Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), hingga Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Beberapa poin penting yang disoroti meliputi peta keterkaitan profil lulusan dengan mata kuliah pendukung—seperti penyiapan calon guru, asisten peneliti, pengembang media spasial, hingga geo-entrepreneur—serta pentingnya rekonstruksi penamaan mata kuliah konvensional menjadi lebih modern, menjual, dan relevan dengan tren global untuk memikat generasi Z.
Pada sesi berikutnya, materi bergeser pada aspek teknis mengenai tata cara pengembangan RPS berbasis OBE yang ideal. Dr. Puspita membedah bagian-bagian krusial dalam RPS, mulai dari penyusunan indikator pembelajaran menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur (mengacu pada Bloom’s Taxonomy dan Solo Taxonomy), hingga perancangan metode pembelajaran abad ke-21 yang interaktif, holistik, integratif, saintifik, dan berpusat pada mahasiswa (Student-Centered Learning). Dr. Puspita juga menekankan pentingnya sinkronisasi yang presisi antara materi perkuliahan, bentuk penugasan, dan instrumen penilaian menggunakan rubrik penilaian holistik atau analitik yang akuntabel.

Acara yang berlangsung di ruang rapat prodi ini berjalan sangat interaktif dan dipenuhi diskusi mendalam mengenai aplikasi praktis metode OBE dalam pengajaran rumpun ilmu geografi. Agenda ini dihadiri oleh jajaran dosen geografi UMP, di antaranya Kepala Laboratorium Geografi Prof. Suwarno, M.Si., serta Tim Jaminan Mutu Prodi yang terdiri dari Dhi Bramasta, M.Pd., Dr. Sakinah FS, dan Dra. Esti Sarjanti. Kaprodi Pendidikan Geografi UMP, Dr.rer.nat. Anang Widhi Nirwansyah, M.Sc., menyatakan bahwa lewat workshop ini prodi berkomitmen penuh menghasilkan kurikulum dan rencana pembelajaran yang tidak hanya integratif dan inovatif, melainkan juga responsif terhadap kebutuhan riset terkini serta dunia kerja nyata. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi model pembelajaran optimal yang sukses diadopsi pada setiap mata kuliah di lingkungan Pendidikan Geografi UMP (Awn).

