• Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi Misi dan Tujuan
    • Sasaran dan Strategi Pencapaian
    • Dosen
    • Laboran
    • Fasilitas
  • Akademik
    • Akreditasi
    • Panduan Akademik
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Kalender Akademik
  • Kemahasiswaan
    • Profil Lulusan
    • Organisasi Mahasiswa
  • Informasi
    • Mahasiswa Baru
      • Biaya Pendaftaran
      • Biaya Studi
      • Beasiswa
      • Berkas Pendaftaran
    • Alumni
      • Tracer Studi
      • Rekrutmen UMP
    • Aktivitas Terkini
      • Berita
      • Pengumuman
      • Prestasi
  • Download

Eksplorasi Geografi Telah Berhasil Kembangkan Metode Pemetaan Partisipatif dalam Upaya Konservasi Hutan bersama Masyarakat Adat

Posted on 5 Oktober 2023

Dalam sebuah eksplorasi yang mendalam mengenai keterlibatan komunitas dan kesadaran lingkungan, sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Program Studi Pendidikan Geografi, UMP bersama komunitas Orang Rimba telah mengungkapkan pendekatan pemetaan partisipatif, dengan fokus pada masyarakat berusia muda. Kolaborasi antara Pendidikan Geografi UMP dan Organisasi nirlaba asal Belanda, People’s Planet Project, berupaya memperjuangkan prinsip-prinsip Konvensi Hak Anak PBB, Pasal 12 melalui program Geostory camp. Proyek yang didanai melalui skema kerja sama internasional ini, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat adat khususnya generasi muda dalam upaya menjaga warisan budaya dan melindungi sumber daya alam mereka.

Pelatihan Participatory Mapping bersama masyarakat adat Orang Rimba di Jambi

Metodologi penelitian mencakup aktivitas di dalam dan luar ruangan, termasuk mendiskusikan tentang peta dasar, pentingnya melakukan pemetaan, hingga hingga survei GPS, analisis citra satelit beresolusi tinggi menggunakan Google Earth, dan praktek pemetaan dengan teknologi Sistem Informasi Geografi. Hasil penelitian yang juga telah diterbitkan dalam jurnal internasional Earth dengan judul “Mapping is Caring: Fostering Forest Preservation through Young Orang Rimba Initiatives“, menunjukkan bahwa Orang Rimba sangat antusias dalam aktivitas-aktivitas pemetaan yang menyenangkan sekaligus memberikan pencerahan. Pada kegiatan ini, Orang Rimba berusia remaja melakukan kolaborasi dengan tim peneliti termasuk dosen dan mahasiswa dari Prodi Pendidikan Geografi. Dalam hal ini peserta mempelajari teknik-teknik yang menarik yang merupakan pengembangan pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini memanfaatkan citra satelit sebagai alat yang handal untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang lingkungan dan komunitas mereka.

Selain itu, pendekatan inovatif ini secara khusus diarahkan pada keterlibatan komunitas adat, dengan menekankan pentingnya mempertimbangkan sumber daya alam. Dalam konteks perlindungan hak dan pelestarian budaya masyarakat adat, penelitian ini menggunakan metode transect walk dengan dibekali peralatan GPS. Metode ini efektif dalam mengumpulkan informasi berharga tentang tanaman obat, tempat-tempat sakral, dan habitat hewan yang penting bagi komunitas Orang Rimba. Selanjutnya, kemampuan penyesuaian metode ini memastikan inklusivitas, tanpa memandang latar belakang pendidikan atau tingkat literasi.

Pada akhirnya, riset ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Rimba di lingkungan Taman Nasional Bukit Duabelas (BDNP), Provinsi Jambi dan mendeskripsikan hubungan antara peserta Orang Rimba dan lingkungan hutan mereka. Berbeda dengan pendekatan participatory resource mapping (PRM) pada umumnya, metode ini memungkinkan Orang Rimba untuk menyebarkan informasi penting tentang sumber daya hutan kepada komunitas eksternal, dengan dukungan dari organisasi seperti Kelompok Makekal Bersatu (KMB) dan Sokola Institute.

Pendekatan pemetaan partisipatif (p-mapping) ini telah disesuaikan untuk menampung Anak Rimba dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Untuk mengatasi keterbatasan literasi, Sekolah Rimba memberikan dukungan pendidikan untuk meningkatkan keterampilan literasi dan memberikan pengetahuan kepada peserta tentang hak-hak mereka. Penelitian ini memberikan harapan untuk penelitian di masa depan, menyoroti potensi untuk mengintegrasikan pengetahuan tradisional pribumi dalam komunitas tertentu untuk memengaruhi sikap dan perilaku positif dari kalangan pemuda dalam mengatasi masalah seperti deforestasi, kebakaran hutan, dan perubahan iklim dalam skala yang lebih besar (AWN).

Pos Sebelumnya
[PENGUMUMAN] Daftar Pembimbing Skripsi Mahasiswa Geografi 2023
Pos Berikutnya
Sepakati Kerjasama internasional: Geografi UMP Bersama Belanda Adakan Program Pemberdayaan Masyarakat Adat di Papua New Guinea
[email protected]
Telp : (0281) 636751, 630463, 634424
Fax : (0281) 637239
WhatsApp: –
Jl. KH. Ahmad Dahlan, Gedung F. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dusun III, Dukuhwaluh, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182

Quick Link

  • Portal UMP
  • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Sistem Informasi Akademik
  • EKK Online
  • Onclass
  • Perpustakaan
  • Wisuda Online
  • SIM BKA
  • Tracer Studi

Media Sosial

Instagram
TikTok
YouTube
© 2025 Pendidikan Geografi – Universitas Muhammadiyah Purwokerto