• Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi Misi dan Tujuan
    • Sasaran dan Strategi Pencapaian
    • Dosen
    • Laboran
    • Fasilitas
  • Akademik
    • Akreditasi
    • Panduan Akademik
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Kalender Akademik
  • Kemahasiswaan
    • Profil Lulusan
    • Organisasi Mahasiswa
  • Informasi
    • Mahasiswa Baru
      • Biaya Pendaftaran
      • Biaya Studi
      • Beasiswa
      • Berkas Pendaftaran
    • Alumni
      • Tracer Studi
      • Rekrutmen UMP
    • Aktivitas Terkini
      • Berita
      • Pengumuman
      • Prestasi
  • Download

Hari Laut Sedunia 2026: Menakar Urgensi Ekonomi Karbon Biru dan Kedaulatan Maritim Bersama Pendidikan Geografi UMP

Posted on 9 Jun pukul 1:57 am

PURWOKERTO – Peringatan Hari Laut Sedunia (World Ocean Day) yang jatuh pada tanggal 8 Juni 2026 menjadi momentum krusial bagi Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk mempertegas komitmennya dalam pelestarian ekosistem pesisir dan laut. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap kesehatan ruang lautnya, baik dari aspek ekologi, mitigasi bencana pesisir, hingga potensi ekonomi masa depan.

Dalam memperingati momentum global ini, Program Studi Pendidikan Geografi UMP menyoroti pentingnya integrasi teknologi geospasial dalam menjaga kedaulatan maritim dan mengoptimalkan potensi ekonomi karbon biru (blue carbon economy). Pengelolaan ekosistem pesisir seperti hutan mangrove dan padang lamun kini tidak lagi sekadar isu konservasi konvensional, melainkan telah bergeser menjadi instrumen strategis nasional dalam penyerapan karbon global dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penilaian modal alam (natural capital accounting).

Urgensi pemenuhan tenaga ahli dan pendidik geografi yang memahami interaksi dinamis antara sistem hidrodinamika laut, perubahan garis pantai, dan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat pesisir menjadi pembicaraan hangat di lingkungan prodi. Fenomena kenaikan muka air laut, abrasi pantai yang mengancam lahan produktif seperti tambak garam, hingga kerentanan wilayah pesisir memerlukan pendekatan holistik berbasis spasial. Melalui pembelajaran aplikatif dan riset-riset kebencanaan pesisir, Pendidikan Geografi UMP terus membekali mahasiswanya dengan kemampuan survei lapangan dan pemodelan spasial yang presisi.

Bagi generasi muda yang peduli pada masa depan lautan Indonesia, memiliki ketertarikan pada kelestarian ekosistem maritim, dan ingin menguasai teknologi pemetaan pesisir modern, Program Studi Pendidikan Geografi UMP membuka pintu lebar-lebar untuk mengembangkan potensi tersebut. Kurikulum inovatif yang diterapkan siap mencetak lulusan yang andal, adaptif, dan mampu memberikan solusi nyata bagi pengelolaan ruang laut Nusantara. Mari ambil peran dalam menjaga laut kita dan daftarkan diri Anda segera melalui tautan resmi di https://pmb.ump.ac.id atau jelajahi profil keunggulan kami di https://pend-geografi.ump.ac.id/. (awn)

Pos Sebelumnya
Pentingnya Ilmu Geografi di Era Modern: Urgensi Tenaga Geografer di Indonesia dan Solusi Global Tantangan Bumi
Pos Berikutnya
Langsung dari Brisbane: Kaprodi Pendidikan Geografi UMP Mulai Agenda International Short Course di Griffith University
[email protected]
Telp : (0281) 636751, 630463, 634424
Fax : (0281) 637239
WhatsApp: –
Jl. KH. Ahmad Dahlan, Gedung F. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dusun III, Dukuhwaluh, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182

Quick Link

  • Portal UMP
  • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Sistem Informasi Akademik
  • EKK Online
  • Onclass
  • Perpustakaan
  • Wisuda Online
  • SIM BKA
  • Tracer Studi

Media Sosial

Instagram
TikTok
YouTube
© 2025 Pendidikan Geografi – Universitas Muhammadiyah Purwokerto