Purwokerto, 4 Juli 2025 – Enam calon wisudawan berprestasi dari Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengikuti Uji Kompetensi Teknisi Utama/Analisis Kewilayahan Kebencanaan pada hari Jumat ini. Kegiatan yang digagas oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UMP ini bertujuan mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga siap menjadi ahli dalam mitigasi dan manajemen kebencanaan di Indonesia.
Uji kompetensi ini diikuti oleh Ghina, Afilda, Fahra, Widia, Revi, dan Nabila, yang sebelumnya telah menunjukkan dedikasi dan keahlian mereka melalui berbagai proyek inovatif. Di antaranya adalah proyek Pengembangan Desa Wisata Tahan Bencana berbasis Geopark di Srati, Kebumen, yang berhasil mendapatkan pendanaan PPK ORMAWA, serta inisiasi DESTANA (Desa Tangguh Bencana) di desa Panusupan, Kecamatan Cilongok. Keberhasilan ini menegaskan komitmen mereka dalam menerapkan ilmu geografi untuk kemaslahatan masyarakat.

Pengujian kemampuan para calon wisudawan ini dilakukan oleh Dra. Esti Sarjanti, M.Si, seorang asesor berpengalaman di bidang geografi dan kebencanaan. Dalam keterangannya, Dra. Esti Sarjanti menyatakan, “Kami berharap melalui uji kompetensi ini, lulusan kami tidak hanya siap secara akademik tetapi juga praktis dalam menghadapi tantangan nyata di lapangan, khususnya di bidang kebencanaan.”
LSP UMP berkomitmen untuk menjadikan uji kompetensi ini sebagai agenda rutin. Hal ini merupakan langkah strategis Program Studi Pendidikan Geografi UMP untuk terus mengasah kemampuan mahasiswanya dalam mengelola teknologi geospasial dan kartografi, serta mempersiapkan mereka untuk menjawab tantangan global di dunia kerja. Dengan demikian, lulusan UMP diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan bencana dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia (AWN).

