Purwokerto (21/6) Sebagai bagian dari upaya implementasi merdeka belajar dan pengembangan kualitas akademik mahasiswa, program studi pendidikan geografi mendorong mahasiswa untuk melakukan kolaborasi penelitian yang bersifat multidisipliner dengan berbagai topik. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dan dapat menggunakan luaran publikasi sebagai pengganti syarat kelulusan berupa skripsi.
Kali ini, 2 mahasiswa geografi melakukan penelitian kolaboratif mengenai tema perikanan dengan Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian dan Perikanan (FPP) UMP. Keduanya mengkaji kualitas air dan implikasinya pada optimalisasi produksi perikanan budidaya air tawar di Kabupaten Purbalingga. Keduanya berhasil mempublikasikan hasil risetnya pada jurnal nasional bereputasi dengan bimbingan dosen dari akuakultur dan geografi. Kedua mahasiswa yang sebelumnya juga merupakan fungsionaris Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Geografi yakni Sekar dan Evi berhasil melakukan analisis tingkat kesesuaian kualitas air pada lahan budidaya air tawar, dan mengkaji bagaimana peran masyarakat lokal dalam upaya konservasi air untuk mendukung budidaya perikanan di lokasi penelitian.

Peta kesesuaian kualitas air untuk pengembangan budidaya perikanan air tawar yang dikembangkan mahasiswa geografi
Kedua mahasiswa yang sebelumnya juga tergabung pada tim riset PPK ORMAWA 2023 ini telah berhasil menggabungkan penelitian berbasis laboratorium dikombinasikan dengan teknologi Sistem Informasi Geografi (SIG). Riset tersebut juga menghasilkan peta kesesuaian lahan yang dapat difungsikan untuk menentukan pengembangan sektor perikanan darat di Kabupaten Purbalingga. Kedepan, Geografi juga akan mengembangkan riset kolaboratif dengan berbagai bidang keilmuan sebagai upaya peningkatan kualitas akademik. (AWN)
