• Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi Misi dan Tujuan
    • Sasaran dan Strategi Pencapaian
    • Dosen
    • Laboran
    • Fasilitas
  • Akademik
    • Akreditasi
    • Panduan Akademik
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Kalender Akademik
  • Kemahasiswaan
    • Profil Lulusan
    • Organisasi Mahasiswa
  • Informasi
    • Mahasiswa Baru
      • Biaya Pendaftaran
      • Biaya Studi
      • Beasiswa
      • Berkas Pendaftaran
    • Alumni
      • Tracer Studi
      • Rekrutmen UMP
    • Aktivitas Terkini
      • Berita
      • Pengumuman
      • Prestasi
  • Download

Menghadapi Ancaman Banjir Rob: Peran Strategis Data Geospasial dan Guru Geografi Masa Depan

Posted on 5 Jan pukul 2:42 am

Fenomena banjir rob yang baru-baru ini merendam Jalan RE Martadinata di Jakarta Utara serta Komplek Hidayatullah di Banjarmasin menjadi pengingat nyata akan tantangan geografis yang kian kompleks di wilayah pesisir Indonesia. Kejadian yang dipicu oleh fase bulan purnama dan kenaikan pasang air laut maksimum ini bukan sekadar bencana musiman, melainkan persoalan keruangan yang memerlukan solusi berbasis data. Di tengah ancaman kenaikan muka air laut yang terus mengintai, peran pendidikan geografi menjadi semakin krusial dalam mencetak tenaga ahli yang mampu membaca dinamika alam sekaligus merancang mitigasi yang efektif bagi masyarakat.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/07/09033961/tiga-kelurahan-di-jakarta-terendam-banjir-rob
Banjir rob di Jakarta Utara (kompas.co)

Untuk menjawab tantangan tersebut, penguasaan data geospasial seperti Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pemodelan hidrodinamika menjadi kompetensi unggulan yang dikembangkan di Prodi Pendidikan Geografi UMP. Berdasarkan catatan riset Dr. Anang Widhi Nirwansyah, Kaprodi Pendidikan Geografi UMP, pemanfaatan time series data mining dan pemetaan kerentanan pesisir secara partisipatif sangat penting dalam memprediksi dampak banjir rob secara presisi. Kemampuan mengolah data digital ini memungkinkan kita untuk memetakan wilayah terdampak dengan akurat, sehingga kebijakan penataan ruang tidak lagi hanya berdasarkan perkiraan, melainkan pada fakta geospasial yang kuat.

Lebih dari sekadar teknisi data, lulusan geografi—khususnya para calon guru—memegang peran vital sebagai agen literasi mitigasi bencana. Guru geografi masa kini harus mampu menerjemahkan data keruangan yang kompleks menjadi edukasi yang mudah dipahami oleh siswa dan masyarakat luas, guna membangun ketangguhan lokal terhadap bencana. Sebagaimana riset Dr. Anang mengenai literasi mitigasi dalam pembelajaran, pendidikan geografi adalah kunci untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini agar generasi mendatang lebih siap menghadapi perubahan iklim.

Jadilah bagian dari solusi global dengan bergabung bersama Program Studi Pendidikan Geografi UMP! Kami menawarkan kurikulum berbasis riset terkini yang memadukan keahlian teknologi spasial dengan metode pendidikan inovatif. Mari asah kemampuan Anda dalam menguasai teknologi masa depan untuk menyelamatkan lingkungan dan membangun karir cemerlang sebagai pendidik maupun ahli geospasial. Pendaftaran mahasiswa baru telah dibuka—saatnya Anda menjelajahi dunia dan memberi dampak nyata bersama kami di UMP!  (awn)
Tautan pendaftaran: https://pmb.ump.ac.id/

Pos Sebelumnya
Dosen Pendidikan Geografi Raih Gelar Doktor dari UGM, Perkuat Riset Geografi Transportasi
Pos Berikutnya
Wujudkan Masyarakat Tangguh: Pendidikan Geografi UMP Rilis Buku Mitigasi Berbasis Pengetahuan Lokal
[email protected]
Telp : (0281) 636751, 630463, 634424
Fax : (0281) 637239
WhatsApp: –
Jl. KH. Ahmad Dahlan, Gedung F. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dusun III, Dukuhwaluh, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182

Quick Link

  • Portal UMP
  • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Sistem Informasi Akademik
  • EKK Online
  • Onclass
  • Perpustakaan
  • Wisuda Online
  • SIM BKA
  • Tracer Studi

Media Sosial

Instagram
TikTok
YouTube
© 2025 Pendidikan Geografi – Universitas Muhammadiyah Purwokerto