

Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mendalam mengenai fungsi dan cara kerja berbagai alat survei geografi. Mereka diperkenalkan dengan Global Positioning System (GPS) untuk penentuan lokasi, kompas geologi untuk mengukur arah dan kemiringan lapisan tanah, serta anemometer untuk mengukur kecepatan angin. Tak hanya itu, siswa juga diajak memahami bagaimana teknologi citra satelit dimanfaatkan dalam analisis keruangan dan pemetaan wilayah. Antusiasme siswa sangat terlihat, didukung oleh semangat Bapak Valid Aziz, S.Pd selaku guru pendamping yang turut senang dengan metode pembelajaran interaktif ini.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Geografi, Shofia Nur Salma, bersama Ketua Laboratorium, Prof. Suwarno, M.Si, yang juga merupakan pakar longsor, sangat mendukung kegiatan semacam ini. Mereka menekankan pentingnya pemahaman geografi bagi generasi muda. Dengan kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana dan memiliki potensi wilayah yang berbeda-beda, pengembangan ilmu geografi menjadi krusial. Kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa untuk terus mendalami geografi dan berkontribusi dalam mitigasi bencana serta pemanfaatan potensi wilayah di masa depan. (AWN)

