Kebumen – Pantai Pecaron, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, resmi memiliki kawasan wisata edukasi baru. Peresmian Mini Geopark Pantai Pecaron dilaksanakan pada Rabu (31/7) lalu, dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari kepala desa, perwakilan pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.

Peresmian mini geopark Desa Srati bersama tim PPK ORMAWA
Inisiatif pembangunan mini geopark ini berasal dari Tim PPK Ormawa HMPS Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, bekerja sama dengan Geopark Youth Forum Kebumen. Identifikasi berbagai jenis batuan di kawasan pantai ini dilakukan bersama dengan karang taruna Desa Srati.
“Dengan adanya Mini Geopark Pantai Pecaron, diharapkan dapat menjadi sarana wisata edukasi bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang serta meningkatkan pariwisata dan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam di wilayah Kabupaten Kebumen khususnya di Desa Srati,” ujar [nama salah satu pembicara, misalnya Kepala Desa Srati].
Dukungan Berbagai Pihak
Program pembangunan mini geopark ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk komunitas lokal Desa Srati, perangkat desa, dinas perhutani, dinas pariwisata, Geopark Youth Forum Kebumen, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen.
Bapak Kuseno dari Dinas Perhutani menyampaikan bahwa Pantai Pecaron merupakan salah satu penyumbang pendapatan daerah terbesar di Kabupaten Kebumen. “Dengan adanya mini geopark ini diharapkan Pantai Pecaron dapat lebih berkembang lagi,” ungkapnya.

Pemotongan pita fasilitas mini geopark yang dikembangkan oleh tim PPK ORMAWA UMP
Senada dengan hal tersebut, Bapak Efi Miftah Faridli, M.Pd selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Universitas Muhammadiyah Purwokerto, berharap program ini dapat berkelanjutan. “Dalam pengelolaan mini geopark diharapkan dapat dilakukan secara berkolaborasi antara Karangtaruna dengan pengelola pantai pecaron,” imbuhnya.
Potensi Wisata Edukasi
Mini Geopark Pantai Pecaron menawarkan potensi besar sebagai destinasi wisata edukasi. Pengunjung dapat belajar tentang berbagai jenis batuan, proses geologi, dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, keberadaan mini geopark ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui pengembangan sektor pariwisata. (SF/AWN)
