Teknologi geospasial, termasuk Sistem Informasi Geografis (SIG), penginderaan jauh (remote sensing), dan Global Positioning System (GPS), telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Perkembangan ini membuka peluang baru untuk pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial secara real-time dan dengan tingkat akurasi tinggi, yang sangat bermanfaat dalam penanggulangan bencana.

Geodata dan Pemanfaatannya dalam Isu Kebencanaan
Buku baru berjudul “Geodata dan Pemanfaatannya dalam Isu Kebencanaan” yang ditulis oleh dosen Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dr.rer.nat. Anang Widhi Nirwansyah, M.Sc, hadir untuk membahas peran penting geodata dan teknologi geospasial dalam upaya penanggulangan bencana.
Memahami Risiko Bencana dengan Geodata
Geodata, yang mengacu pada data dengan komponen geografis seperti koordinat dan fitur geografis, memainkan peran sentral dalam memahami risiko bencana di suatu wilayah. Analisis geospasial dapat membantu mengidentifikasi daerah rawan bencana, memprediksi penyebaran bencana, dan memperkirakan dampaknya. Informasi ini sangat penting untuk mengembangkan strategi mitigasi dan pengurangan risiko bencana yang efektif.
Buku ini membahas berbagai topik penting terkait peran geodata dan teknologi geospasial dalam penanggulangan bencana, termasuk:
Meningkatkan Efektivitas Penanggulangan Bencana
Dengan memahami peran geodata dan teknologi geospasial, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana dan melindungi masyarakat dari risiko bencana. Buku ini merupakan sumber daya berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam upaya penanggulangan bencana (awn).
Tautan berikut ini untuk pemesanan. https://wawasanilmu.co.id/product/geodata-dan-pemanfaatannya-dalam-isu-kebencanaan-penulis-anang-widhi-nirwansyah/
