Purwokerto (30/3) – Dengan kurikulum yang dinamis saat ini, peran guru dalam pembelajaran menjadi sangat sentral. Terlebih, bagi guru geografi, materi yang disampaikan ke siswa diarahkan untuk peningkatan kemampuan spasial atau keruangan. Saat ini, spatial thinking menjadi salahsatu kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa, sehingga guru perlu mengembangkan metode pembelajaran yang dapat secara aktif diikuti oleh siswa.

Kajian berseri materi inti geografi ke-19
Dalam kajian berseri Materi Inti Geografi ke-19 untuk Pengembangan Kurikulum Nasional, Prof Suwarno – Guru Besar Prodi Pendidikan Geografi, UMP menjadi narasumber dalam Webinar yang dilaksanakan oleh FORPIMGEO (Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Geografi dan Pendidikan Geografi Se-Indonesia) dengan tema “Berpikir Keruangan” bersama Dr. Hafid Setiadi, S.Si., M.T dari Universitas Indonesia.

Sesi tanya jawab webinar FORPIMGEO dengan tema “Berpikir Keruangan”
Dalam diskusi yang diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri atas guru, mahasiswa dan peneliti geografi ini, Prof Suwarno mengingatkan kembali tentang kompetensi inti geografi sebagai dasar pijakan pengembangan materi pembelajaran. Dalam sesi tanya jawab, Prof Suwarno memberikan contoh pengembangan peta denah sekolah yang dapat dikembangkan guru bersama siswa guna membangun pemahaman spasial peserta didik. Dengan adanya webinar ini, Prof Suwarno mendorong guru untuk terus belajar dan mentransformasi kemampuan paedagogik dengan mengkombinasikan media pembelajaran dan metode yang berfokus pada kompetensi siswa (awn).
