Sebagai bagian dari pengembangan kepanduan Muhammadiyah, Hizbul Wathan (HW) Muhammadiyah tengah berhasil melebarkan sayapnya melalui kerjasama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH atau lebih dikenal dengan GIZ pada program Green Diaspora Innovation tahun 2022. Kegiatan yang diinisiasi Muhammadiyah Deutschland e.V atau PCIM Jerman berhasil meloloskan program Inisiasi Hizbul Wathan Bahari (IHWB) dan bekerjasama dengan berbagai PTM termasuk Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang berhasil meloloskan 6 mahasiswanya dalam kegiatan yang berlangsung dari September 2022 hingga Februari 2023.
Mahasiswa UMP yang terdiri dari Arif Maulana, Abdilah dan Afnan (FAI), Suci Nur Afifah (TIK), Devi (Aquakultur), dan Mufti Hasan (Pendidikan Geografi) berhasil lolos seleksi secara nasional yang diselenggarakan secara daring pada pertengahan Januari 2023. Mahasiswa tersebut nantinya akan ikut dalam kegiatan lapangan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu pada bulan Februari 2023 untuk mengikuti kegiatan pelatihan lapangan termasuk menyelam, konservasi, pemetaan dan juga pengolahan pangan.

Kegiatan ini saat ini tengah dalam pelatihan online yang wajib diikuti sebagai bekal dalam pembentukan Hizbul Wathan Bahari (HWB) di masing-masing kabilah nya. Menurut penuturan Ir. Agus Djamil, M.Sc sebagai koordinator kegiatan sekaligus sebagai local partner dari PRIM Jenderal Sudirman menyatakan, “Sebagai negara maritim, HWB (Sea-Scout) sangat penting diselenggarakan sebagai upaya capacity building potensi kebaharian melalui generasi muda”. Dalam kegiatan ini peserta akan mengembangkan keterampilan kepanduan bahari dan juga mengembangkan program melalui aplikasi Android yang saat ini sedang dikembangkan.
Sebagai salahsatu mentor kegiatan ini, Dr.rer.nat Anang Widhi Nirwansyah, M.Sc mendorong seluruh peserta untuk dapat mengoptimalkan pelatihan ini untuk meningkatkan skill kebaharian dalam mengantisipasi dinamika laut dan pesisir yang juga terdampak oleh fenomena perubahan iklim. Dengan demikian, peserta dapat mengambil sikap dan aktif bergerak dalam upaya penurunan risiko bencana pesisir khususnya melalui kegiatan-kegiatan positif berbasis kepanduan baik di komunitas HW maupun masyarakat luas. (AWN)

